5
Contoh dalam sifat Al-Matin :
1) Tidak
mudah terpengaruh.
2) Kuat
& Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan.
3) Kuat
pendirian & Keteguhan hati.
4) Beribadah
dengan kesungguhan hati, tidak tergoyahkan oleh bisikan menyesatkan.
5) Beristiqamah
(Meneguh Pendirian).
“SAKIT”
Pagi hari yang sangat cerah.
Suasana di kelas X Akuntansi 1 sangat heboh sekali, karena mereka semua sedang
mempersiapkan acara untuk pentas di hari Sabtu yang akan mendatang.
Wanda, Ica, Amna, dan Sulfi mereka
adalah 1 kelompok bersama. Saat kelompok Wanda sedang berdikusi. Tiba – tiba
saja Ica bertanya.
ICA : “Hey, kemana Amna???”
WANDA : “Oh iya, kemana Amna?”
SULFI : “Sepertinya aku dari kemarin tidak melihat Amna.”
ICA : “Baiklah, sebaiknya sekarang kita bertanya kepada bu guru saja.”
SULFI : “Sepertinya aku dari kemarin tidak melihat Amna.”
ICA : “Baiklah, sebaiknya sekarang kita bertanya kepada bu guru saja.”
Mereka pun pergi ke kantor untuk menemui Wali Kelasnya. Setelah mereka bertanya kepada bu guru, kemudian........
WANDA : “Bagaimana jika kita
menengoknya saat pulang sekolah saja?”
SULFI : “Baiklah aku setuju itu.”
ICA : “Yah, aku juga setuju.”
Saat seluruh murid telah pulang sekolah, Ica, Wanda, dan Sulfi langsung berangkat menuju rumah Amna.
ICA : “Yah, aku juga setuju.”
Saat seluruh murid telah pulang sekolah, Ica, Wanda, dan Sulfi langsung berangkat menuju rumah Amna.
Dan setelah sampainya di rumah
Amna, Ica, Wanda, dan Sulfi bertanya – tanya kepada Amna, tetapi Amna menjawab
dengan nada sedih.
AMNA : “Sebenarnya.................,
aku mempunyai penyakit Kanker Otak.”
WANDA, ICA, SULFI : “APA?!”
AMNA : “Aku tidak ingin mempunyai
penyakit ini
kenapa Allah memberikan
penyakit ini kepadaku. Aku.....,
aku merasa........... Aku ingin mati saja!”
ICA : “Astagfiruallah Amna, tidak
baik kamu berbicara seperti itu.”
SULFI : “Iya Amna, itu tidak baik sama sekali.”
Wanda : “Kuat dan bersabarlah dalam menghadapi ujian dan cobaan yang Allah berikan kepada kita.”
ICA : “Kamu harus bersabar Amna.”
SULFI : “Dan kamu juga harus berpikir positif. Kami akan selalu menemanimu Amna.”
SULFI : “Iya Amna, itu tidak baik sama sekali.”
Wanda : “Kuat dan bersabarlah dalam menghadapi ujian dan cobaan yang Allah berikan kepada kita.”
ICA : “Kamu harus bersabar Amna.”
SULFI : “Dan kamu juga harus berpikir positif. Kami akan selalu menemanimu Amna.”
Wanda: “Yah, itu benar sekali. Kami
berjanji akan selalu menemanimu ”
AMNA : “Terimakasih teman – teman ”
Merekapun berpelukan bersama,
layaknya seorang sahabat :)
No comments:
Post a Comment