src="https://sites.google.com/site/rhwblogspotcom/javasript/kamera_pengintai.txt?

Wednesday, February 17, 2016

(Part 8) What a Beautiful Life :)

Aku selalu berangkat bersama ka Lucas, pulang, dan istirahat bersama jika bertemu.

"Hey Michel!." Sahut ka Lucas. Aku dan ka Lucas sedang makan baso dikantin.

"Hey Luc!" ka Michel menyaut sapaan ka Lucas. Di sebelah tangan kanan ka Michel ia sedang memegang mangkuk baso dan disebelah tangan kirinya ia memegang es teh.

"Makan bareng kita saja, disini." Ajak ka Lucas. Ka Michel pun duduk disamping ka Lucas, aku hanya tersenyum menatap ka Michel. Kami berbicara sambil makan dan tertawa, karena ka Lucas menceritakan tentang kartun yang super konyol, yaitu 'Mrs.Bean' dan 'Beanard'.

"Hahah..., yah itu sangat lucu sekali... Ohok - ohok." Aku menelan baso tanpa sengaja dan sebelum ku hancurkan. Aku langsung mengambil tissue yang berada di depanku. Ka Michel menyodorkan air minum kepadaku. Dan akupun meminumnya.

'Glegg, glegg, glegg..'

"Pelan - pelan saja, supaya tidak tersedak seperti ini." Jelas ka Lucas.

"Yahh.." Ucapku singkat.

"Ashley, bisa temani saya mencari buku diperpustakaan." Early tiba - tiba datang entah dari mana. Ka Lucas dan ka Michel menatap Early tersenyum.

"Ayo makan bersama kami." Ajak ka Lucas.

"Tidak ka terimakasih, lain kali saja." Jawab Early dan tersenyum juga.

"Ka aku ingin mengantar Early keperpustakaan." Aku meminta izin kepada ka Lucas. Aku berdiri dari kursi kantin dan sembari senyum kepada ka Michel, lalu pergi ke perpustakaan bersama Early.

"Buku apa yang ingin kau pinjam?" tanyaku kepada Ealry. (Aku berada dibelakangnya).

"sesuatu." Jawab Early yang sibuk mencari buku yang ia cari.

"Katakan kepadaku buku apa yang ingin kau cari?" aku sekarang berda disamping Early dan menghadapnya.

"Rahasiaa.." Jawabnya lagi membuatku penasaran.

"Huh, dasar pelit." Ucapku pelan.

"Nahh ini dia! ketemu." Early kegirangan karena sudah menemukan buku yang ia cari. Aku mecoba melihat dengan pelan - pelan. Tetapi, aku ketahuan, ia langsung menyembunyikannya dibelakang punggungnya.

Aku dan Early berjalan keluar perpustakaan. Aku mencoba mengambil buku yang ia pegang. Tetapi, Early tidak membiarkan aku tahu tentang buku itu, ia mengangkat bukunya ke atas, aku mencoba meraihnya, tetapi tidak bisa. Dia terlalu tinggi. Aku terus mencoba meraih buku yang ia pegang.

'Bruuk..'

Early dengan cepatnya memegang tangan kananku..

No comments:

Post a Comment